Game edukasi budaya · Kayutangan, Malang

Temukan cerita di balik tempat, orang, dan kebiasaan.

Babad Ngalam mengajak pemain menjelajahi Kampung Heritage Kayutangan, berbincang dengan NPC bertenaga AI, dan membangun pemahaman budaya secara bertahap, bukan sekadar menghafal informasi.

Simulasi berjalan di browser dan memakai API yang sama dengan versi Unity. Gunakan kode partisipan anonim; jangan memasukkan data pribadi.

Tentang proyek

Belajar warisan budaya takbenda lewat pengalaman

Babad Ngalam adalah aplikasi pembelajaran Intangible Cultural Heritage (ICH) berbasis Game-Based Immersive Learning dan merupakan artefak penelitian doktoral dengan pendekatan Design Science Research.

Pemain tidak dikuis habis-habisan. Informasi budaya dibuka bertahap lewat eksplorasi, dialog, dan refleksi, sehingga makna ditemukan sendiri oleh pemain.

Seluruh konten dikelola dalam satu backend sebagai sumber kebenaran, sehingga simulasi web dan klien Unity memakai data, aturan, dan perilaku NPC yang sama.

Siklus inti permainan

Explore→Interact→Discover→Progress→Reflect→Explore lagi

Pemain menjelajah, berinteraksi dengan hotspot dan NPC, menemukan konteks, membuka misi berikutnya, lalu merefleksikan pengalamannya dalam jurnal pribadi Babad-ku.

Fitur utama

Dirancang untuk memahami, bukan menghafal

Cultural Scavenger Hunt

Misi eksplorasi dengan hotspot yang ditemukan pemain di lokasi nyata-rekaan Kayutangan.

Progressive Disclosure

Informasi budaya dibuka bertahap: dari observasi, konteks, makna, hingga interpretasi.

NPC bertenaga AI

Dialog berbasis Hybrid RAG yang berpegang pada basis pengetahuan tervalidasi dan tidak membocorkan jawaban asesmen.

Asesmen formatif

Checkpoint dengan hint kontekstual. Salah pertama memberi petunjuk, bukan jawaban.

Jurnal Babad-ku & refleksi

Catatan perjalanan yang terbuka seiring misi selesai, dengan ruang refleksi yang tidak dinilai benar/salah.

Data riset anonim

Behavioral log, dialog, dan asesmen tersimpan tanpa data pribadi, siap diekspor untuk analisis.

Cara bermain

Empat langkah dalam simulasi

Kendali: W A S D berjalan, mouse melihat, E berinteraksi, Q misi, J Babad-ku.

1

Masuk & orientasi

Isi kode partisipan anonim, baca pemberitahuan AI, lalu mulai di Kedai Namsun.

2

Jelajahi lokasi

Dekati hotspot untuk membaca petunjuk. Setiap kunjungan membuka konteks yang lebih dalam.

3

Bicara dengan NPC

Ajukan pertanyaan bebas. NPC menjawab sesuai persona dan sejauh yang sudah kamu temukan.

4

Checkpoint & refleksi

Jawab pertanyaan, tulis refleksi, dan lihat entri Babad-ku terbuka.

Dunia permainan

Empat lokasi, tiga NPC

Dua lokasi tambahan bersifat dekoratif dan tidak memicu misi atau dialog.

Hub

Kedai Namsun

Onboarding, orientasi, dan transisi antar lokasi.

Praktik sosial & perayaan

Pasar Krempyeng

Pasar sebagai ruang sosial dan budaya, bukan hanya ekonomi.

🗣 Pak Darmo

Tradisi & ekspresi lisan

Makam Mbah Honggo

Tempat, memori, dan cerita yang hidup dalam beberapa versi.

🗣 Mbah Sari

Pengetahuan & praktik

Gubug Ningrat

Kuliner sebagai pengetahuan dan praktik budaya yang diwariskan.

🗣 Bu Lastri

Teknologi

Satu backend untuk web dan Unity

Konten diisi di admin, diuji di simulasi, lalu ditarik Unity lewat API yang sama.

Content Hub

Lokasi, hotspot, quest, narasi, bank soal, dan persona NPC dengan rilis ber-versi.

AI-NPC Gateway

Retrieval FTS5 + dense + RRF, validasi policy, dan fallback agar permainan tak pernah berhenti.

Research Store

Sesi anonim, log perilaku, dialog, asesmen, dan ekspor tanpa data pribadi.

Simulasi Three.js

Prototipe gameplay blockout yang berbagi kontrak API dengan klien Unity.

Dibangun dengan Laravel, SQLite, Filament, dan Three.js. NPC dapat memakai model lokal (Ollama) atau penyedia eksternal tanpa mengubah kontrak API. Konten budaya bersumber dari literatur dan berstatus menunggu validasi pakar.

Siap menjelajahi Kayutangan?

Coba simulasi langsung di browser, atau masuk sebagai admin untuk mengelola konten dan melihat data riset.